.

[ Riddle ] Perang

| Jumat, 05 Juni 2015 | 0 komentar |
Pada akhir perang Irak, seorang serdadu Amerika menelepon kedua orang tuanya.
“Halo Ayah dan Ibu!” katanya, “Mereka akan mengirimku pulang beberapa hari lagi. Ketika aku pulang, bisakah aku tinggal bersama kalian?”
Tentu saja.” Kata sang ayah bahagia, “Kau bisa tinggal dengan kami kapanpun kau suka.”
“Salah seorang temanku tak punya tempat tinggal lagi. Bisakah dia ikut denganku?”
“Tentu, nak! Temanmu selalu disambut di rumah ini.”
“Tapi, ada sesuatu. yang harus Ayah tahu. Temanku itu menginjak ranjau sehingga kehilangan tangan dan kaki.”

[ Riddle ] Kutukan

| | 0 komentar |
Suatu saat aku mendapatkan sebuah buku yang langka. Buku itu berisi cara untuk mengutuk seseorang. Di halaman depan tertera aturan penggunaan buku itu. Dikatakan, setiap langkah yang terdapat dalam buku ini harus dilakukan secara benar. Jika tidak, maka kutukan itu akan berganti menyerang pembacanya.
Aku mulai membaca.

[ Riddle ] Sup

| | 0 komentar |
Jangan buang pesan ini ketika kamu membacanya. Ini bukan buatan orang gila, dengarkan saja aku!
Lihat, kita semua berandai-andai apakah perjalanan menembus waktu bisa dilakukan, bukan? Nah, aku akan mengatakan kepadamu, itu bisa dilakukan! Aku tahu kamu takkan percaya, tapi aku sendiri berasal dari masa depan!

[ Urban Legend ] Pesan

| | 0 komentar |
Jangan buang pesan ini ketika kamu membacanya. Ini bukan buatan orang gila, dengarkan saja aku!
Lihat, kita semua berandai-andai apakah perjalanan menembus waktu bisa dilakukan, bukan? Nah, aku akan mengatakan kepadamu, itu bisa dilakukan! Aku tahu kamu takkan percaya, tapi aku sendiri berasal dari masa depan!
Dibelakang semua kesenangan yang bisa kamu lakukan jika kamu bisa memutar kembali waktu, ada aturan yang harus kamu penuhi. Dalam kondisi apapun, kamu tak boleh berkomunikasi dengan dirimu sendiri di masa lalu. Namun aku sudah mempertaruhkan semuanya untuk melakukan ini. Aku adalah dirimu di masa depan. Dan dengarkan aku baik-baik, aku menulis ini untuk memperingatkanmu! Aku tak bisa menceritakan bahaya apa yang akan mengancammu, namun aku katakan kepadamu, itu lebih buruk daripada kematian. Aku tak bsia mengatakan kepadamu secara langsung, hanya inilah hal terjauh yang bisa kulakukan, mengirimkanmu sebuah pesan.
Kamu harus membaca tiap kata pertama dari tiap paragraf, sekarang!

[ Urband Legend ] Plok plok plok

| | 0 komentar |
Sepasang suami istri sedang naik gunung ketika mereka menyadari mereka tersesat. Hari mulai malam dan mereka belum menemukan jalan keluar dari hutan tersebut. Tiba-tiba mereka melihat sebuah rumah tua di tengah hutan. Merasa beruntung, merekapun mencoba memasuki rumah tersebut.
Sepertinya rumah itu telah lama tak dihuni. Anehnya, semua perabotan di rumah kosong itu masih lengkap, hanya kondisinya mulai rusak dan berdebu. Aneh, pikir mereka. Jika pemiliknya pindah, mengapa ia tak membawa serta semua barang2nya dan membiarkannya terbengkalai seperti ini.
Mereka menyalakan senter dan tercekat ketika melihat ke dinding.
Di dinding yang telah berjamur itu mereka bisa melihat tulisan berwarna merah,
“Mati! Mati! Mati!”
Mereka berdua merasa ketakutan, namun tak ada jalan lain. Mereka harus menginap di rumah kosong ini selama semalam. Akan lebih berbahaya bagi mereka untuk tidur di luar, sebab terdapat banyak binatang buas di hutan ini.

[ Riddle ] Kamar berhantu

| | 0 komentar |
Suatu hari aku ditugaskan oleh kantorku untuk melakukan perjalanan bisnis. Aku menginap di sebuah hotel dan seorang bell boy yang mengantarku mengatakan sesuatu yang seram.
Kamar yang kan kutempati sebenarnya berhantu.
Aku tak begitu memikirkannya hingga larut malam, aku mendengar suara ketukan di pintu.
“Siapa itu?” teriakku. Mungkin itu room service atau semacamnya, namun mengapa mereka datang malam-malam?
Tak ada jawaban. Ketukan itu berhenti dan akupun melanjutkan tidurku.
Beberapa saat kemudian, terdengar suara ketukan lagi. Aku yakin suara ketukan itu berasal dari pintu kamarku.

[ Riddle ] Mayat dalam Sumur

| | 0 komentar |
Suatu hari aku kesal dengan suara tangisan adikku. Jadi aku membunuhnya dan melempar mayatnya ke sumur. Keesokan harinya, mayatnya hilang.
Lima tahun kemudian, aku berkelahi dengan temanku. Aku membunuhnya dan melempar mayatnya ke sumur. Keesokan harinya, mayatnya hilang.
Sepuluh tahun kemudian, pacarku hamil dan ia minta tanggung jawab. Jadi aku membunuhnya dan melempar mayatnya ke sumur. Keesokan harinya, mayatnya hilang.
Lima belas tahun kemudian, bosku memarahiku dan memecatku. Jadi aku membunuhnya dan melempar mayatnya ke sumur. Keesokan harinya, mayatnya hilang.
Dua puluh tahun kemudian, aku membutuhkan uang warisan dari ibuku. Jadi aku membunuhnya dan melempar mayatnya ke sumur.
Keesokan harinya, mayatnya tetap ada di sana.

[ Riddle ] Hotel 3 Lantai

| | 0 komentar |
Hari ini aku beruntung. Aku berlibur ke London dan mendapatkan sebuah hotel berlantai tiga yang bagus. Karena kelelahan setelah seharian berjalan-jalan, aku akhirnya langsung tertidur begitu sampai di hotel. Namun pada jam 3 pagi, aku mendengar keributan dan suara sirine polisi.
Aku membuka jendela dan melihat keluar. Ada banyak polisi di sana.
“Ada apa?” aku berteriak kepada salah satu polisi yang ada di bawah dengan bahasa Inggris.
Ia menjawab bahwa ada pembunuh berkeliaran dan bersembunyi di lantai dua hotel ini.
Aku langsung merasa tenang. Aku berada di lantai teratas. Dan lagi ada banyak polisi. Mereka pasti menjaga semua pintu masuk dan tangga. Tak mungkin ia naik ke sini.
Akupun memutuskan tidur kembali.

[ Riddle ] Buku

| | 0 komentar |
Aku sedang membaca salah satu buku di rak buku rumahku, sebenarnya aku bingung aku belum pernah melihat buku ini sebelumnya, aku mulai lembar demi lembar aku baca, aku mulai merasa merinding.
Ternyata ini adalah sebuah novel bergenre horor, semakin banyak lembaran yang ku baca, semakin aku terbawa pada suasana mencengkeram.

[ Riddle ] Segiempat

| | 0 komentar |
Alkisah, lima orang pendaki gunung tersesat di tengah
pegunungan bersalju (versi lain cerita mengatakan mereka
merupakan korban selamat dari suatu kecelakaan pesawat).
Karena tidak kuat, salah satu dari kelima pendaki itu akhirnya
meninggal. Namun keempat temannya yang lain menolak
meninggalkan jenazah teman mereka di tengah gunung dan
memutuskan membawanya.
Hingga suatu saat di tengah badai salju, mereka menemukan
sebuah pondok kayu.
Mereka bersyukur dan segera berlindung di dalam pondok
kayu itu. Pondok itu berbentuk segiempat. Pondok itu tampak
sudah tua, namun masih kokoh.
Celakanya, sama sekali tak ada penerangan di dalam pondok
itu, sehingga mereka terpaksa menghabiskan malam dalam
kondisi gelap gulita.

[ Riddle ] Tertidur

| | 0 komentar |
Setelah tertidur selama 2 tahun lama nya kini aku terbangun lagi dengan normal , setelah aku terbangun aku pun menuju rumah ku disana ada ayah ku yg sedang memperbaiki Stopkontak , lalu ada ibu ku yg sedang memegang semprotan serangga mungkin disini banyak serangga , setelah itu aku melihat adik ku sedang berenang di kolam renang rumah ku dan terakhir aku melihat kaka ku sedang mendinginkan diri depan kulkas 
Namun ini sangat aneh , saat aku menyapa mereka semua tidak ada satupun balasan dari mulut mereka aku tidak tau mengapa ini terjadi dan aku pun memutuskan untuk pergi keluar mencari makanan

[ Riddle ] Ayunan

| | 0 komentar |
Aku duduk termenung sendiri di ayunan belakang rumah ku , ku ayunkan perlahan ayunan nya dan aku merasakan udara yg sejuk setelah aku mendekam di dalam kamar ku selama 5 tahun .
Aku bergembira sekali karena bisa bermain ayunan lagi sekarang , aku tertawa sekeras mungkin karena bisa merasakan kipasan udara dari ayunan itu karena selama 5 tahun kemarin aku dikurung dalam kamar ku , tetapi ada yg aneh di rumah ku ini selama aku tertawa sekeras mungkin orang orang rumah ini biasa nya langsung menyuruhku diam tetapi mengapa sekarang mereka tidak ada yg menyuruh ku diam ? lalu aku mengecek ke dalam rumah ku lagi dan ku temukan beberapa cat di tembok berwarna merah yg belum melumuri seluruh dinding rumah ku 
“Payah sekali orang orang rumah ini menge cat saja tidak becus , huh!” gumam ku dalam hati

[ Riddle ] Kembali ke Desa

| | 0 komentar |
Sudah 5 bulan lebih aku pindah ke desa ini, dimana aku dulu pernah tinggal saat masih kecil.
Tak jauh dari kos kosan yang kutinggali dulu, ada sebuah rumah mewah dan besar. Warga desa melarangku mendekati rumah itu. Konon katanya dirumah itu ada arwah gentayangan yang ingin menuntut balas pada pembunuhnya.
Tapi aku tak menghirau kan kata warga desa, karna bagi ku rumah itu tidak menyeramkan. Bahkan kini aku dan kekasihku merasa nyaman tinggal dirumah itu.

[ Riddle ] Madoka

| | 0 komentar |
RIDDLE : MADOKA

Seorang anak bernama Madoka sedang bermain di taman. Namun tiba2 ia menghilang. Kedua orang tuanya mencarinya, namun ia tak pernah ditemukan. 6 bulan kemudian, orang tuanya yang putus asa memutuskan mencari bantuan dari seorang cenayang.

“Apa Madoka masih hidup?” tanya mereka dengan cemas.

“Aku mendengar jantungnya masih berdetak dan paru-parunya masih bernapas.”

Kedua orang tuanya lega.

“Bagaimana keadaannya sekarang?”

“Perutnya dipenuhi dengan makanan yang enak dan minuman yang mahal.”

“Lalu dimana ia sekarang?”

“Ia ada di seluruh dunia.”

Mendengarnya, kedua orang tuanya langsung lemas dan menangis histeris.